Cara Mengatasi Permasalahan Write Protected Pada USB Flashdisk Dan SD Card Via Regedit

Cara Mengatasi Permasalahan Write Protected Pada USB Flashdisk Dan SD Card Via Regedit

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Selamat Malam.
            Oke baiklah malam hari ini, saya akan membahas artikel tentang permasalahan pada saat proses mengcopy file ataupun format USB Flashdisk maupun SD Card akibat permasalahan Write Protected, sebelum saya berbagi sedikit tentang bagaimana “Cara Mengatasi Permasalahan Write Protected Pada USB Flashdisk Dan SD Card Via Regedit”.
            Ada baiknya kita sedikit tahu tentang penjelasan teori dari Write Protected, ini adalah sebuah aktivitas pembatasan atau pemberian keamanan terhadap proses penulisan suatu disk (USB Flashdisk ataupun SD Card), tapi dalam kasus ini yang saya bahas adalah masalah yang belum diketahui bukan masalah yang memang sengaja dibuat-buat, mungkin bagi teman-teman yang baru terjun dalam dunia IT ini adalah sebuah hal yang membinggungkan, oke kita langsung saja pada prakteknya.


Langkah-Langkah:

1.    Colokan USB Flashdisk atau SD Card yang mengalami Write Protected ke USB Port yang ada di laptop atau komputer anda.

2.    Buka program Computer Management yang ada pada Windows, dengan menekan kombinasi tombol (Ctrl+R) untuk masuk ke menu Run, kemudian ketikan compmgmt.msc untuk membuka programnya, OK.





3.    Pilih Disk Management, setelah kita lihat status dari USB Flashdisk atau SD Card, apabila distatusnya menunjukan Read Only, berarti USB Flashdisk atau SD Card mengalami Write Protected.



4.    Kemudian klik kanan pada lokasi USB Flashdisk atau SD Card yang mengalami Write Protected, apakah menu Formatnya muncul?.



5.    Setelah itu kita langsung masuk ke program Registry Editor (Regedit), caranya dengan menekan kombinasi tombol (Ctrl+R) untuk masuk ke menu Run, kemudian ketikan regedit untuk membuka programnya, OK.



6.    Setelah masuk programnya, langkah berikutnya adalah kita cari dan buka list folder HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\ seperti pada gambar dibawah ini.








7.      Kemudian buat Key (Folder) baru dan beri nama StorageDevicePolicies pada New Key #1 dengan cara tekan tombol F2, setelah selesai Rename, Enter.







8.      Kemudian klik pada DWORD (32-bit) Value untuk Operasi Sistem dengan arsitektur 32bit dan QWORD (64-bit) Value untuk Operasi Sistem dengan arsitektur 64bit, setelah kita sudah membuat Value-nya.






9.      Namai ulang New Value #1 dengan WriteProtect, dengan cara menekan tombol F2, kemudian setelah selesai, Enter.








10.   Setelah itu modifikasi Value-nya, dengan memilih menu Modify… dan tekan, Enter.



11.   Pada kolom Value data masukkan nilai 0untuk Unprotected dan nilai 1 untuk Protected (Write Protected), kemudian klik tombol, OK.




12.   Setelah itu cek kembali status dari USB Flashdisk atau SD Card, apakah masih berstatus Read Only apakah sudah berubah menjadi Online, klik pada menu bar Action, setelah itu pilih Refresh.







13.   Terakhir coba lakukan Format pada USB Flashdisk atau SD Card untuk melihat efeknya, apakah masih Write Protected atau sudah tidak lagi.







14.   Setelah selesai proses Format coba untuk menyalin sebuah file, apabila proses  penyalinan sukses, berarti Write Protected sudah hilang, dan apabila sebaliknya, coba untuk melakukan Restartpada laptop / komputer anda.






Post a Comment

3 Comments

sangat bermanfaat gan postingannya :)
Rizky Yasindra said…
makasih gan infonya,,sangat lengkap tutorialnya apa lagi di tambah gambar,,sangat mudah dipahami.makasih
Reza Dipta said…
Lengkap banget gan + gambar pula. ijin bookmark gan, siapa tau suatu saat butuh...
advertise